Modus Penipuan Asuransi Nasabah – Sejumlah nasabah produk asuransi yang berkaitan dengan investasi atau sering kali di sebut unik link yang merasa dirugikan moleh perusahaan asuransi jiwa pada hari ini menemui anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Modus Penipuan Asuransi Nasabah

Banyaknya dari korban penipuan asuransi ini banyak mengadu langsung kepada DPRD, khusnya terkait praktek pemasaran oleh industri asuransi yang mengarah ke mis-seling dan mencurangi calon nasabah. Komunikasi dengan korban yang sudah tercatat lebih dari 200 orang anggota itu menurut adanya negara INdonensia

Maria juga meminta dukungan dan perhatian dari DPR untuk menekan OJK agar mengkanji ulang binis asuransi unik link di Indonesia yang telah banyak merugikan banyak masyarakat Indonesia, salah satunya adalah program yang di tawarkan tidak sesuai yang kenyataan.

Masyarakat yang membeli karena telah percaya yang dijelaskan oleh pihak asuransi tersebut. “saya yakin dengan tidak ada masalah seperti ini” ujara salah satu masyarakat Indonesia yang merasa tertipu oleh pihak asuransi tersebut.

Ia mengutip data yang diliris OJK bahwa semakin banyak pemegang polis yang sabar bahwa kehadiran produk proteksi ini tidak membawa dampak positif buat masyarakat setempat. Maria datang ke gedung DPR bersama suaminya yang menjadi korban penipuan unik link mis-seling dari asuransi yang bertempatan di Indonesia, tidak hanya itu Maria juga sudah mengajak pemegang polis yang sudah tertipu oleh pihal asuransi tersebut.

Sementara itu perempuan juga tengah melaporkan kasus asuransi kepada DPR terkait prusahaan prudential yang selama ini memasarkan produk asuransinya tidak pernah menerangkan secara jelas dan teknis investasi. khususnya pemisahaan biaya proteksi dan investasi untuk nasabah.

“saya punya bukti yang kuat tentang chat dan rekaman suara yang sudah di buat Violeta untuk menindak lanjuti kasus yang menim, Tidak hanya Violeta saja, masih banyak korban yang terkena penipuan janji manis dari perusahaan asurani di indonesia.

Dikarenakan agen yang tidak bertanggung jawab atau pemasaran yang tidak benar dan sangat merugikan Indonesia, selanjutnya dalah juga taxe Amnesty yang di atus dalam bab 5 tentang program pengungkapan jika kali