Perbincangan menteri keuangan Sri Mulyani Dengan Bos Media Bloomberg – Menteri keuangan Indonesia diketahui telah mengunjungi kantor pusat Bloomberg yang berlokasi di L.P. New York, Amerika Serikat. Sri Mulyani berkesempatan bisa berbicara dengan pendiri perusahaan Boomberg yang bernama Michael Bloomberg.

Perbincangan Sri Mulyani Dengan Bos Media Bloomberg

Dalam kesempat itu Sri Mulayani tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menanyai berbagai masalahyang sedang terjadi di Dunia sekarang ini, Salah satunya adalah Sri menanyai tentang perubahan iklim yang sedang terjadi di seluruh Dunia. Pbb ke-26 (Cop26) di Glasglow, Skotlandia.Mereka mendiskusikan seputas upaya dunia menangani ancama perubahan iklim, terutama dari segi pendanaan, kerjasama public private, dan filantropis dalam pendanaan.

“Di Indonesia kini telah menciptakan platform blended finance SDG Indonesia One yang dikelola oleh @ptsmi_id PT Sarana Multi Infrastruktur dimana Bloomberg juga ikut serta dalam menangani dan penanaman hutan Mangrove,” Terang Sri dalam akun Instagramnya.

Sri dan Micheal Bloomberg juga sudah berdikusi mengenaik masalah dengan kesehatan di Indonesia, terutama dalam menyesuaian kerja di masa Pandemi Covid-19 sekarang ini. Pasalnya di Amerika banyak kantor yang sudah beroprasi dan diharapkan seluruh karyawan masuk akan tetapi masih banyak karyawanyang tidak ingin masuk dan lebih memilih kerja di di rumah.

Sri Mulyani juga menambahkan dalam pengalaman Sri menangani Indonesia, ia menjelaskan Indonesia juga sednang memperkembangan dan mencari solusi bagi mana Indonesia bisa lebih maju setiap hatunya.

Dalam Perbincangan Sri dan Pendiri Blomm ia ada menanyakan beberapa dompak dari perubahan Iklim yang terjadi saat ini. Seperti bencana masa depan yang akan terjadi di Jakarta, ia mendengar dalam 10 tahun kedepan Jakarta akan di ramalkan Tenggelam dari pesisir pantai hingga memasuki wilayah daratan Jakarta di pluit.

Sri juga menjelaskan tentang penanganan Covid-19, menekan dan juga beraktivitas seperti biasa, berbaur dalam virus-19 ini, Jika langka ini bisa berjalan maka akan terjadi perekonomian yang sangat kuat dan terus mendorong reformasi yang di lakukan dan pemulihan ekonomi bisnis lebih cepat dari yang kita perkirakan terlebih Produktivitas dan ekonomi yang semakin tinggi.