Profil pelawak Warkop Dono – Siapa yang tidak mengetahui Pelawak sukses yang dijukuli Gigi Boneng alias Dono dari grub Warkop. Dono adalah pelawak yang sedang naik daun dari era 70-an sampai 90-an. Akan tetapi penyakit telah memutuskan karirnya dan berhenti ditahun 2001.

Profil pelawak Warkop Dono

Sukses dalam film komedian dan populer di era tahun 1970-an Personil warkop mendapatkan gaji termahal pada jaman 70-an. Salah satu film yang paling Sukses di mata masyarakat Indonesia sampai sekarang ialah ‘maju kena mundur kena’ Nama ke-3 pelawak ini semakin melambung berkat film kelucuan dan tingkah konyol mereka pada masa lalu.

Profil Dono
30 Desember 2001, Terdengar kabar Duka dari keluarga Wahyu Sardono alias Dono yang pergi untuk salama-lamanya, Sewaktu Dono pergi ia selalu di temani oleh sahabatnya yang bernama Indro dengan setia menemani Dono di Rumah sakit dan menjadi wali orang tua nya di Rumah sakit, di Karenakan Dono tidak mempunya siapa-siapa di rumah sakit, ia sudah tidak memiliki istri dan anak yang memperhatikannya saat ia sakit, jadi saya harus menjaganya selama 24 jam di ruang ICU. Terang Indro.

Sebelumnya Dono memang sudah memiliki riwayat Tomor dalam dirinya, akan tetapi tomor berhasil di angkat dan Dono dinyatakan sembuh, Akan tetapi dokter menyarankan sering kontrol dan periksakan lagi beberapa bulan kedepan untuk memastikan tomor itu tidak kembali lagi, karna tumor biasanya akan kembali lagi dan kita harus mnembersihkan lebih bersih lagi, terang dokter Dono yang menanganinya waktu itu.

Namun sayang Dono tidak mendengarkan perkataan dokternya, dikarenakan Dono yang takut dengan Dokter, dan dengan kepribadian yang tertutup penyakit Dono semakin parah. Indro sangat kuatir dalam kondisi Dona, ia Paling berisik dalam hal ini, karna Indro tahu ia tidak memiliki istri lagi, dan tidak ada orang yang menghawatikannya. Kalau bukan saya siapa lagi yang menghawatirnya Dona, Ungkap Indro sambil meneteskan air mata di pipinya.

Saat Dokter menanyakan apakah Dono pernah memiliki riwayat Tumor dalam dirinya, ia menjawab pernah dan sudah di angkat waktu dulu, dari sini lah Indro berasumsi Dono akan menyusul Istrinya di sana. dan Dono bertambah sedih. Pada waktu itu Dokter memberikan 2 pilihan yaitu Kemoterapi atau Tumor kembali di angkat.

Namun Tuhan berkata lain yang mengharuskan Dono pergi bertemu sang istri di atas sana, Sebelum Dono pergi selama-lamanya, Indro diketahui berbisik ke telinga Dono dan berkata “saya Iklas mas, jika Dono ingin tinggalkan kami.” sambil ia menangis pada waktu itu.

Dono Meninggal akibat penyakit Kanker Paru-paru dan Ginjal yang sudah lama ia milikinya, Dono pergi untuk selama-lamanya dan meninggalkan seorang istri dan 3 anaknya yang bernama Andiko Ario Seno(21), Damar Canggih Wicaksono (15), dan Satrio Sarwo Trengginas (10). Dono di semayamkan ke tempat peristirahatan yang tenang di pemakaman umum tanah kusir, Jakarta Selatan.

Nama Lengkap : Drs. H. Wahyu Sardono
Nama Panggilan : Dono – Warkop
Lahir : 30 September 1951
Meninggal : 30 Desember 2001 (umur 50)
Pekerjaan : pelawak (warkop), Dosen Sosiologi Fakultas ilmu sosial UI
Istri : Titi Kusumamawardhani
Anak : Andika Aria Sena, Damar Canggih Wicaksono, Satrio Sarwo Trengginas
Orang Tua : Tjitro Soedijono, Soenarmi

Nah itu dia Biodata Dono, Pelawak terkenal Indonesia.