Rahasia Kunci Sukses Bisnis Basreng yang Perlu Kamu Ketahui

Siapa sangka bahwa peluang bisnis basreng atau bakso goreng masih sangat menjanjikan omsetnya. Banyak dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, orang muda bahkan hingga orang dewasa menyukai cemilan yang satu ini.

Cemilan ini dikategorikan masuk ke dalam makanan pedas yang mempunyai rasa yang nikmat dan gurih. Perpaduan antara bakso dengan rasa bumbu yang pedas membuat nikmat serta lidah bergoyang. sangat sesuai jika dimakan saat berkumpul bersama keluarga, nongkrong bareng dengan teman-teman, dan cemilan pada saat sore hari di kantor jika kerjaan tidak terlalu menumpuk.

Lisda Kristiyanti yang mempunyai brand Basreng Mbak Linz dengan nama akun instagramnya @basrengmbaklinz merupakan salah satu dari sekian banyak pelaku usaha cemilan basreng ini. Usahanya ia lakoni yang berlokasi di daerah Tulungagung tersebut baru dimulainya sejak beberapa tahun terakhir ini bersama pasangannya yakni Viktor Christsanto.

Baca juga: Ribuan Warga El Salvador Demo Turun ke Jalan, Tolak Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran

Dirinya memulai bisnis cemilan basreng ini dikarenakan pada mulanya masih sangat langka penjual basreng di daerah Tulungagung, Jawa Timur. Adapun, basreng yang dijual di pasar tradisional dekat dengan tempat tinggalnya, dari segi rasanya kurang sesuai sehingga daya minat beli masyarakat pun juga sedikit. Selain itu, masyarakat di daerah Tulungagung yang terkenal dengan masyarakat penyuka kuliner rasa pedas. Sehingga menurutnya, cemilan basreng ini cocok untuk dikembangkan lagi di daerah tempat tinggalnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa ia menjalankan usaha kecilnya itu sembari berkuliah D-III jurusan Asuransi di Politeknik Negeri Malang. Saat ini Linda atau yang akrab disapa dengan Mbak Linz sedang menempuh kuliahnya di semester 3. Namun dirinya tetap ingin berkarya dan menghasilkan uang sendiri dari kerja kerasnya melalui usaha kecilnya yakni menjual basreng. Bhakan ia sendiri mempunyai cita-cita menjadi pengusaha kuliner muda yang sukses dan bisa berdampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Pada awalnya ia memberanikan diri dengan bermodalkan awal sekitar Rp. 1 juta dan kali pertamanya mendapat omzet atau keuntungan hampir Rp. 5 juta pada bulan pertamanya. Target marketnya diakui di berbagai wilayah di Indonesia bahkan sering kali ia mendapat pesanan dari luar negeri.

Kunci Sukses Berjualan Basreng ala Mbak Linz

Kunci Sukses Berjualan Basreng ala Mbak Linz

1. Keunikan Produk

Jika di daerah tempat kalian tinggal sudah ada yang menjual produk basreng, maka tentukannya keunikan dari produk basreng yang akan kamu jual. Misalnya: kemasan produk yang menarik, rasa ikan yang terasa, cita rasa bumbu yang spesial, dan lain sebagainya.

2. Cara Pemasaran

Tentukanlah target pasarmu, misalnya target pasar produk basreng yang akan kamu jual adalah kalangan anak-anak. Maka cara memasarkannya pun juga harus unik serta jika dilihat dari segi rasa jangan terlalu pedas agar anak-anak menyukai produk basreng yang kamu jual.

3. Rajinlah Meriset Pasar

Jangan malasa untuk riset pasar. Maksudnya ialah penjual basreng bukan hanya kamu di wilayahmu atau di wilayah lain. Belajar dari pengalaman dan menerima review produk basreng dari konsumen jika ada yang masih kurang. Agar bisnis kita kedepannya bisa lebih maju dari orang lain.

Dirinya mengaku segmen utama yang dituju adalah remaja wanita, kalangan ibu-ibu dan juga golongan orang-orang pencinta kuliner dengan rasa pedas.

4. Tren di Media Sosial

Selalu cek setiap trending topic di media sosial, lihat dan perhatikan apa yang sedang dibicarakan oleh para netizen Indonesia hari ini. Maksudnya ialah agar kamu bisa selalu up to date kabar terbaru dan memiliki ke-khasan tersendiri sebagai penjual cemilan basreng.

Menurutnya, tren sosial media seperti ada lagu yang sedang naik daun. Hal itu bisa membantu up postingan di instagram yang lagi hits dalam bentuk meme atau gambar lucu, sebaiknya ikuti perkembangan marketing lewat gambar meme tersebut dan sebagainya.

Saran lain darinya ialah rajin-rajin membaca berita dari media massa atau portal berita lainnya, sering cek tren yang sedang berlangsung di media sosial seperti TikTok dan Instagram.

5. Tawarkan Produkmu ke Orang atau Teman Terdekat

Tak perlu takut dan malu untuk menawarkan dan memasarkan produkmu ke temena-teman terdekatmu. Karena bisa jadi dengan menawarkan produk dari mulut ke mulut akan tersebar luas. Karena pada dasarnya kita tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Saat orang-orang atau teman-teman terdekat kita membeli produk kita, maka bisnis yang sedang kita jalani akan tumbuh secara signifikan.

6. Selalu Catat Buku Kas Transaksi

Usahakan selalu mencatat transaksi keuangan bisnismu baik pengeluaran ataupun pendapatan dengan rutin dan rapi. Pisahkan keuangan pribadimu dengan keuangan bisnismu. Sehingga kita jadi lebih paham biaya-biaya apa saja yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis kita seperti keuntungan yang kita peroleh, kebutuhan belanja untuk ke depannya, dan biaya tak terduga yang harus disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang tidak kita pikirkan.

Dia mengaku untuk saat ini masih menggunakan pencatatan keuangan bisnisnya secara manual. Namun bagi kalian jika ingin yang lebih praktis bisa mencoba menggunakan aplikasi yang tersedia di Play Store atau App Store.

7. Pemasaran di Sosial Media

Cobalah memasarkan produkmu di sosial media. Sebagai contoh jika memasarkan mengguanakan aplikasi Instagram bisa gunakan jasa endorse dari para Selebgram yang berkaitan dan mampu mempromosikan produk kita sehingga produk kita lebih dikenal dan di jangkau oleh masarakat luas. Karena pada dasarnya, marketing ini sangat berpengaruh besar terhadap penjualan produk kita.

8. Pembeli adalah Raja

Memang benar pepatah berkata demikian ‘pembeli adalah raja’. Perlakukannya pembeli atau konsumenmu sebagaimana layaknya seorang raja. Lakukanlah pelayanan yang memuaskan dan minta penilaian terbaik dari para pembelimu agar ia bisa menjadi pelanggan dan masyarakat lain dapat melihat review baik untuk produk yang kita jual.