Bank Jateng resmi bekerja sama dengan RS UNS Surakarta

Pada tanggal 25 Agustus 2021, PT. BPD Jateng atau yang sekarang disebut dengan Bank Jateng. Kini resmi berkolaborasi dengan Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Bank Jateng merupakan salah satu bank yang berfungsi untuk meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat khususnya di daerah Jawa tengah. Pusat lokasi bank ini terletak di kota Semarang yang berdiri pada tahun 1963.

Asal muasal berdirinya bank tersebut dicetus oleh Pemerintah Daerah setempat, tokoh pengusaha swasta di Jawa Tengah dan juga beberapa tokoh masyarakat sekitar yang secara khusus untuk membantu perekonomian pemerintah dalam hal pembangun daerah atau kota.

Baca juga: Himpunan Bank-bank Negara Mulai Salurkan Bansos, Segini Besarannya!

Kerja Sama Host to Host Untuk Sistem Digitalisasi Pembayaran

Sah! Kini Bank Jateng Resmi Berkolaborasi dengan RS UNS Surakarta

Acara kerja sama tersebut berlokasi RS UNS Surakarta dengan menandatangani surat Perjanjian Kerja Sama (PKS). Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama (Dirut) RS UNS Surakarta Bapak Profesor Hartono dan juga Pimpingan Utama Bank Jateng Cabang Surakarta Bapak Djaka Nur Sahid.

Prof Hartono menyebut bahwa dengan adanya kerja sama ini, pembayaran tagihan pasien rumah sakit dapat beralih menjadi ke digital yang sebelumnya masih menggunakan sistem manual.

“Integrasi digitalisasi pembayaran pasien rumah sakit bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja tanpa terhalang oleh jarak dan waktu, sehingga memudahkan kegiatan bertransaksi bagi para pasien. Sebelumnya masih manual dengan adanya kerja sama ini, semua dapat dialihkan.” tuturnya pada media setempat.

Kerja sama ini membuat pembukuan rumah sakit memenuhi prinsip akuntabilitas dan transparansi dimana kedua hal tersebut menjadi pendukung akreditasi yang sudah terdigitalisasi.

Sehingga memudahkan pihak rumah sakit dalam hal akuntabilitas pembayaran di era digital ini yang semuanya bisa dilakukan dari mana saja. Dan juga memudahkan para keluarga pasien yang terhalang oleh jarak bisa melakukan transaksi online up to date pada hari itu juga sehingga semuanya merasa aman dan nyaman.

Menurutnya, kerja sama Host to Host ini sudah memenuhi standar 17 modul SIM rumah sakit yang mana salah satu diantaranya yakni modul bridging BPJS dimana pihak RS UNS Surakarta menjadi pilot projects.

Kemudian Bapak Djaka menambahkan bahwa kerja sama Host to Host ini merupakan rangkaian realisasi antara pihak bank dengan pihak rumah sakit. Karena Bank Jateng pernah memenangi beauty contest perbankan ditingkat nasional.

Harapannya, semoga kedepannya nanti setelah kerja sama ini pelayanan Bank Jateng dapat lebih optimal lagi dalam urusan perbankan unuk melayani pasien dan juga masyarakat luas.

Sesuai dengan motonya: “Bersama Menjalin Hubungan Bisnis Yang Berkelanjutan”, Bank Jateng senantiasa sangat terbuka untuk siapapun yang akan menjalin kerja sama digitalisasi transaksi keuangan baik swasta maupun negeri.

Dan juga, kerja sama Host to Host ini tidak akan berhenti sampai ini, namun bisa terus berlanjut untuk kedepannya nanti.